Gw seorang Mahasiswi yang simple, lucu,baik tapi kadang jutex c.hhe...
Paling gag suka didiemin ma orang disekitar..
Gw paling doyan ma yg namanya makan cuz makan bisa bikin badan gw ndud kya sekarang ini...Hhhahaa..
Sebenarnya saya sudah pernah memposting tentang bahasan yang sama secara luas, tapi karena disuruh membuat lagi, ya apa salahnya. Tugas v-class Analisis Kinerja Sistem tentang “Pendekatan Pengembangan Sistem”.
Pendekatan Pengembangan Sistem terbagi dari beberapa pandangan diantaranya adalah :
Dipandang dari Teknologi yang digunakan
a. Lompatan jauh
Pendekatan yang menerangkan perubahan menyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih sehingga mengandung resiko tinggi, terlalu mahal, sulit dikembangkan karena terlalu komplek.
b. Pendekatan berkembang
Pendekatan yang menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi yang memerlukan saja dan terus dikembangkan untuk periode berikutnya mengikuti kebutuhan dan teknologi yang ada.
Dipandang dari Cara menentukan kebutuhan dari Sistem
a. Pendekatan dari bawah ke atas
Pendekatan ini dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini ciri-ciri dari pendekatan klasik. Pendekatan dari bawah ke atas bila digunakan pada tahap analisis sistem disebut juga dengan istilah data analisis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang akan di olah terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti datanya.
b. Pendekatan dari atas ke bawah
Pendekatan dari ats ke bawah (Top down approach) dimulai dari level atas organisasi, yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijaksanaan organisasi. Langkah selanjutnya dari pendekatan ini adalah dilakukannya analisis kebutuhan informasi. Setelah kebutuhan informasi ditentukan, maka proses turun ke pemrosesan transaksi yaitu penentuan output,input, basis data, prosedur operasi dan kontrol. Pendekatan ini juga merupakan ciri-ciri pendekatan terstruktur. Pendekatan atas turun bila digunakan pada tahap analisis sistem disebut juga dengan istilah decision analysis, karena yang menjadi tekanan adalah informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh manajemen terlebih dahuli kemudian data yang perlu dipilah didefinisikan menyusut mengikuti informasi yang dibutuhkan.
Dipandang dari Sasaran yang ingin dicapai
a. Pendekatan Sepotong ( placemeal approach )
Pengembangan yang menekankan pada suatu kegiatan tertentu tanpa memperhatikan posisinya/sasaran di sistem informasi secara global.
b. Pendekatan sistem ( sistem approach )
Memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintregasi untuk masing-masing kegiatan aplikasinya dadn menekankan sasaran organisasinya secara global.
Dipandang dari Metodologi yang digunakan
a. Pendekatan Klasik
Disebut juga pendekatan tradisional/ konvensional. Pendekatan klasik mengembangkan sistem dengan tahapan-tahapan system life cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan akan berhasilbila mengikuti tahapan pada Sistem Life Cycle. Permasalahan yang dapat timbul pada pendekatan klasik :
1.Pengembangan perangkat lunak akan menjadi sulit
2. Biaya perawatan dan pemeliharaan sistem akan menjadi mahal
3. Kemungkinan kesalahan sistem besar
4. Keberhasilan sistem kurang terjamin
b. Pendekatan Terstruktur
Pendekatan terstruktur akan dilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. Metodologi ini memperkenalkan penggunaa alat-alat dan teknik-teknik untuk pengembangan sistem yang terstruktur. Konsep pengembangan sistem terstruktur bukan merupakan konsep yang baru. Keuntungan pendekatan terstruktur : Mengurangi kerumitan masalah, Konsep mengarah pada sistem yang ideal, Standarisasi, Orientasi kemassa datang, Mengurangi ketergantungan pada desainer.
Dipandang dari Cara mengembangkannya
a. Pendekatan sistem menyeluruh ( total sistem approach )
Pendekatan pengembangan sistem serentak secara menyeluruh sehingga menjadi sulit untuk dikembangkan ( ciri klasik ).
b. Pendekatan modular ( Modular approach )
Pendekatan dengan memecah sistem komplek menjadi modul yang sederhana sehingga sistem lebih mudah dipahami dan dikembangkan, tepat waktu, mudah di pelihara (ciri terstruktur).
Sebenernya sih cuma sekedar Iseng aja ngedit poto-poto sendiri. Bereksperimen dikamar n menghasilkan hasil yang cukup lumayan *buat saya sendiri, hhehe.. Dan hasilnya liat aja sendiri...
Windows mobile adalah salah satu sistem operasi (OS) mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan di desain untuk digunakan pada smartphone dan perangkat nirkabel lainya. Versi saat ini disebut 'Windows Mobile 6.5'. OS ini berbasis pada Windows CE 5.2 Kernel, dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API Windows Mobile didesain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop. Sebagai tambahan, third party software development tersedia untuk Windows Mobile. Pertama kali dirilis sebagai sistem operasi Pocket PC 2000, kebanyakan perangkat Windows Mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang mana di gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar. Microsoft mengumumkan platform baru, Windows 7 Series, di Mobile World Congress di Barcelona pada 15 Februari 2010. Perangkat yang menggunakan Windows Mobile seri 6.x tidak dapat di upgrade ke Windows Mobile seri 7.
Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.
Bada
Bada yang berarti lautan dalam bahasa korea adalah sebuah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Samsung Electronics yang berbasis open spurce yang berarti setiap produsen ponsel boleh menggunakannya.. Hal ini dirancang untuk menutupi kedua smartphone high-end dan ponsel fitur yang lebih rendah-end dan tentunya akan menjadi pesaing bagi open sistem operasi mobile lainnya seperti Symbian, Android, dan LiMo. Samsung mengklaim bahwa Bada cepat akan menggantikan fitur proprietary platform ponsel, mengubah ponsel fitur untuk smartphone. Bada sendiri lebih dikhususkan untuk ponsel layar sentuh dan mempunyai minimal spesifikasi layar 800 x 480.
Baru baru ini, Samsung bahkan telah merilis BADA SDK 2 yang tentunya menjadi kabar yang menggembirakan bagi para pengembang. Bada SDK 2 tersebut telah dilengkapi dengan IDE (Integrated Development Environment), Simulator, UI builder, serta sample aplikasi beserta tutorialnya. Framework SDK terbaru ini juga telah mendukung TouchWiz terbaru, Adobe Flash, sensor gerak, getaranhingga deteksi wajah.
BAB I Hampir semua sistem operasi bisa melakukan fungsi dasar seperti telepon, e-mail, web, dan SMS/MMS. Namun ada beberapa yang spesifik.
Dengan menggunakan produk Microsoft seperti Windows dan Microsoft Office, maka kita dapat memilih perangkat dengan sistem operasi Windows Mobile supaya Anda lebih terbiasa menggunakannya.
Dengan Android kita bisa mencari software dengan mudah karena ada Android Market, Fleksibel (OS Android bisa dipake di banyak platform hardware), dan android dengan cepat mengupdate OSnya. Dan kalau ada bug-bug di OS cepat teratasi. Buat koneksi ke internet juga menyenangkan, sistem operasi Modern, dipersiapkan untuk kenyamanan pengguna.
Dengan OS Bada seperti IDE (Integrated Development Environment), Simulator, UI builder, serta sample aplikasi beserta tutorialnya. Framework SDK terbaru ini juga telah mendukung TouchWiz terbaru, Adobe Flash, sensor gerak, getaranhingga deteksi wajah.
Jadi menurut saya OS yang sangat memenuhi kebutuhan kita adalah Android karena mempunyai kelebihan tersendiri tetapi OS Bada juga tidak kalah canggihnya, tapi pendistribusian Bada belum banyak yang tau sehingga peminatnya belum banyak seperti Android.
Disebut juga pendekatan tradisional/ konvensional. Pendekatan klasik mengembangkan sistem dengan tahapan-tahapan system life cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan akan berhasilbila mengikuti tahapan pada Sistem Life Cycle. Permasalahan yang dapat timbul pada pendekatan klasik :
1.Pengembangan perangkat lunak akan menjadi sulit
2. Biaya perawatan dan pemeliharaan sistem akan menjadi mahal
3. Kemungkinan kesalahan sistem besar
4. Keberhasilan sistem kurang terjamin
b. Pendekatan Terstruktur
Pendekatan terstruktur akan dilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. Metodologi ini memperkenalkan penggunaa alat-alat dan teknik-teknik untuk pengembangan sistem yang terstruktur. Konsep pengembangan sistem terstruktur bukan merupakan konsep yang baru. Keuntungan pendekatan terstruktur : Mengurangi kerumitan masalah, Konsep mengarah pada sistem yang ideal, Standarisasi, Orientasi kemassa datang, Mengurangi ketergantungan pada desainer.
Dipandang dari Cara menentukan kebutuhan dari Sistem
a. Pendekatan dari bawah ke atas
Pendekatan ini dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini ciri-ciri dari pendekatan klasik. Pendekatan dari bawah ke atas bila digunakan pada tahap analisis sistem disebut juga dengan istilah data analisis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang akan di olah terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti datanya.
b. Pendekatan dari atas ke bawah
Pendekatan dari ats ke bawah (Top down approach) dimulai dari level atas organisasi, yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijaksanaan organisasi. Langkah selanjutnya dari pendekatan ini adalah dilakukannya analisis kebutuhan informasi. Setelah kebutuhan informasi ditentukan, maka proses turun ke pemrosesan transaksi yaitu penentuan output,input, basis data, prosedur operasi dan kontrol. Pendekatan ini juga merupakan ciri-ciri pendekatan terstruktur. Pendekatan atas turun bila digunakan pada tahap analisis sistem disebut juga dengan istilah decision analysis, karena yang menjadi tekanan adalah informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh manajemen terlebih dahuli kemudian data yang perlu dipilah didefinisikan menyusut mengikuti informasi yang dibutuhkan.
Dipandang dari Sasaran yang ingin dicapai
a. Pendekatan Sepotong ( placemeal approach )
Pengembangan yang menekankan pada suatu kegiatan tertentu tanpa memperhatikan posisinya/sasaran di sistem informasi secara global.
b. Pendekatan sistem ( sistem approach )
Memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintregasi untuk masing-masing kegiatan aplikasinya dadn menekankan sasaran organisasinya secara global.
Dipandang dari Cara mengembangkannya
a. Pendekatan sistem menyeluruh ( total sistem approach )
Pendekatan pengembangan sistem serentak secara menyeluruh sehingga menjadi sulit untuk dikembangkan ( ciri klasik ).
b. Pendekatan modular ( Modular approach )
Pendekatan dengan memecah sistem komplek menjadi modul yang sederhana sehingga sistem lebih mudah dipahami dan dikembangkan, tepat waktu, mudah di pelihara (ciri terstruktur).
Dipandang dari Teknologi yang digunakan
a. Lompatan jauh
Pendekatan yang menerangkan perubahan menyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih sehingga mengandung resiko tinggi, terlalu mahal, sulit dikembangkan karena terlalu komplek.
b. Pendekatan berkembang
Pendekatan yang menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi yang memerlukan saja dan terus dikembangkan untuk periode berikutnya mengikuti kebutuhan dan teknologi yang ada.
Perlunya Pengembangan Sistem
·Ada permasalahan pada sistem yang lama
·Untuk meraih kesempatan (opportunities)
·Adanya intruksi-intruksi (directives)
Tujuan Pengembangan Sistem
·Performance (kinerja)
·Information (Informasi)
·Economy
·Control (pengendalian)
·Efficiency (efisiensi)
·Service,
Siklus Hidup Pengembangan Sistem saat ini terbagi atas enam fase, yaitu :
·Perencanaan sistem
·Analisis sistem
·Perancangan sistem secara umum / konseptual
·Evaluasi dan seleksi sistem
·Perancangan sistem secara detail
·Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi sistem
Secara sederhana, Wireless LAN dapat diartikan sebagai perangkat tanpa kabel yang dipakai untuk menyambung jaringan komputer lokal atau lebih dikenal sebagai LAN (Local Area Network) dengan menggunakan udara sebagai media perantaranya.
Jenis sambungan Wireless LAN ada dua yaitu W-LAN Outdoor dan W-LAN Indoor. W-LAN Outdoor dipakai untuk menghubungkan perangkat yang ada di luar ruangan, mengikuti standar 802.16. Sedangkan W-LAN Indoor dipakai untuk menghubungkan perangkat yang ada di dalam ruangan, mengikuti standar 802.11 (keterangan tentang standar protokol 802.11 lebih jelasnya dibahas pada Bab II).
Kebutuhan user akan teknologi telekomunikasi dan komunikasi data kini mulai mengarah pada penggunaan teknologi komunikasi yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya user yang banyak memanfaatkan jaringan wireless untuk melakukan komunikasi. Oleh karena itu mobile data communication mulai dikembangkan untuk mendukung mobilitas user dan faktor fleksibilitas. Maka kini telah dikembangkan suatu LAN berbasis wireless yang dinamakan dengan Wireless LAN. Keunggulan Wireless LAN daripada wired LAN (dengan menggunakan kabel) antara lain adalah:
1. Mobilitas user
2. Hemat dan fleksibel
3. Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan
Cara Kerja Jaringan Wireless
Pada dasarnya prinsip kerja pada jaringan Wireless LAN sama saja dengan jaringan yang menggunakan ethernet card atau jaringan kabel, perbedaannya yang utama adalah media transmisinya, yaitu melalui udara. Sedangkan pada jaringan ethernet card menggunakan media transmisi melalui kabel. Pada Wireless LAN terdapat dua macam topologi yang biasa digunakan yaitu peer-to-peer atau ad-Hoc dan access point.
Sebuah LAN atau jaringan lokal yang media transmisinya melalui kabel udara biasanya menggunakan frekuensi bebas lisensi yaitu pada band 2,4 GHz dan 5 GHz. Wireless (base station) mentransmisikan frekuensi radio ke area sekitarnya sesuai dengan kekuatan daaya dari pemancar yang dimiliki oleh Access Point. AP pada Wireless LAN memiliki fungsi yang mirip seperti HUB. HUB adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan Ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Tanpa menggunakan AP, komputer yang mempunyai wireless adapter hanya dapat berkomunikasi lewat point to point. Di mana pada jaringan yang menggunakan kabel tipe point to point ini mirip dengan sistem jaringan kabel tanpa HUB, yang biasa disebut dengan istilah Cross Link.
Access point mengeluarkan sinyal (code) SSID (Service Set Identifier) yaitu nama sinyal radio yang diberikan pada jaringan tanpa dan pada semua komputer yang akan terhubung dengan access point tersebut harus dikonfigurasi dengan menggunakan SSID yang dikeluarkan access point tersebut, agar semua komputer dapat berkomunikasi dengan WLAN yang sama. Biasanya setting standar SSID dari pabrik menggunakan nama default. Nama SSID dapat diganti dengan mengubah konfigurasi pada access point.
Software yang terhubung oleh Jaringan Wireless
Sebuah jaringan nirkabel memiliki software yang terletak dalam beberapa bagian didalam jaringan, sebuah sistem operasi jaringan atau NOS seperti Microsoft NT server dapat dipasang di PC yang memiliki kualitas High End dimana NOS dapat menyediakan layanan dan aplikasi lainnya.
Software klien biasanya diletakkan pada user berfungsi sebagai guide untuk user baik pada saat melakukan navigasi local maupun melewati jaringan. Dalam beberapa kasus ditempatkan gateway sebagai midle wale diantara komputer user dengan aplkasi software yang berada di server.
Hardware yang terhubung oleh Jaringan Wireless
• WLAN PCI
Adapter ini di pasang pada komputer desktop yang menggunakan slot PCI.
• USB WLAN
Berguna bagi user yang menggunakan laptop atau notebook, tetapi ingin terkoneksi pada jaringan wireless juga bisa menggunakan USB WLAN ini. Sehingga notebook tetap dapat terhubung dengan jaringan tanpa dipengaruhi posisi, sepanjang masih dalam jangkauan access point.
• WLAN PCMCIA
Bagi pengguna notebook juga tersedia adapter WLAN yang menggunakan slot tipe PCMCIA. Pada kebanyakan notebook model terbaru bahkan adapter wirelessnya sudah terintegrasi di dalam chipset, yang sering kita dengar dengan istilah Centrino. Jadi notebook yang sudah menggunakan teknologi seperti ini tidak perlu lagi menggunakan adapter tambahan lagi untuk berkomunikasi pada jaringan wireless.
• Access Point
Dengan menggunakan Access Point dapat menghubungkan antara jaringan yang menggunakan kabel dan jaringan yang menggunakan perangkat wireless.
Pada AP juga ada yang menyertakan dengan fitur router, sehingga klien (Client) dapat berbagi pakai akses internet tanpa perlu server dengan menggunakan satu line saja. Biasanya router pada AP memerlukan koneksi DSL/Cable untuk bisa berbagi pakai akses internet.
• Router
Router merupakan salah satu perangkat pendukung utama yang digunakan dalam Wide Area Network (WAN). Fungsinya untuk meneruskan atau meminta informasi (paket data) ke alamat IP yang berjauhan dan berada di network yang berlainan. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh HUB, bridge ataupun switch. Pada router proses seleksi atau pe–router-an dilakukan pada network layer dari arsitektur jaringan komputer. Artinya, proses seleksi bukan pada ethernet address tapi pada lapisan yang lebih tinggi seperti IP address.
• Switch
Switch adalah sejenis bridge yang juga bekerja pada lapisan data link tetapi memiliki keunggulan karena memiliki sejumlah port yang masing-masing memiliki domain collision sendiri-sendiri. Switch menciptakan virtual private network (VPN) dari port pengirim dan port penerima. Jadi, pada saat 2 host (komputer) sedang berkomunikasi pada port switch tersebut, maka tidak akan mengganggu segmen lain yang sedang aktif juga. Dan jika satu port sedang sibuk, port-port lain tetap dapat berfungsi. Dengan switch memungkinkan transmisi full-duplex untuk berhubungan antar port. Pengiriman dan penerimaan dapat dilakukan bersamaan dengan menggunakan VPN.
Telekomunikasi dan Informatika saat ini sudah berkembang pesat. Sangat sulit sekarang menemukan orang yang tidak memiliki handphone, account Facebook ataupun acount twitter. Konvergensi antara dua bidang Telekomunikasi dan Informatika melahirkan suatu trend baru, dimana orang bisa dengan mudah mendapatkan email dan mengupdate statusnya melalui handphone. Penggunaan IP Phone pun sudah mulai marak. Tetapi perkembangan itu bukan saja melahirkan efek positif, tetapi terdapat pula efek negatifnya. Maka kita harus mengetahui trend, kedepan Telematika untuk dapat mengantisipasinya.
Disukai atau tidak, dampak dari era reformasi 1998 benar-benar membawa dampak yang signifikan dalam perkembangan dunia telekomunikasi, informatika dan intenet. Tirani dan monopoli dari rezim terdahulu seakan benar-benar tersingkirkan akibat adanya reformasi tersebut.
Dan seiring semakin terbukanya pintu perdagangan dan arus informasi maka layanan yang dahulu mungkin hanya bisa dinikmati oleh beberapa kalangan elit dan berduit kini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat lebih luas, sebut saja layanan TV kabel berlangganan.
Ya, kemajuan teknologi sudah berkembang sangat pesat diberbagai lini kehidupan, terutama internet. Perkembangan internet sudah sangat jauh lebih berkembang dibanding 11 tahun silam.
Internet merupakan sebuah contoh paling sukses dari usaha investasi yang tak pernah henti dan komitmen untuk melakukan riset berikut pengembangan infrastruktur teknologi informasi. Dimulai dengan penelitian packet switching (paket pensaklaran), pemerintah, industri dan para civitas academica telah bekerjasama berupaya mengubah dan menciptakan teknologi baru yang menarik ini.
Perkembangan Sejarah intenet dapat dibagi dalam empat aspek yaitu
Adanya aspek evolusi teknologi yang dimulai dari riset packet switching (paket pensaklaran) ARPANET (berikut teknologi perlengkapannya) yang pada saat itu dilakukan riset lanjutan untuk mengembangkan wawasan terhadap infrastruktur komunikasi data yang meliputi beberapa dimensi seperti skala,performannce/kehandalan, dan kefungsian tingkat tinggi.
Adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah infrastruktur yang global dan kompleks.
Adanya aspek sosial yang dihasilkan dalam sebuah komunitas masyarakat besar yang terdiri dari para Internauts yang bekerjasama membuat dan mengembangkan terus teknologi ini.
Adanya aspek komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah infrastruktur informasi global (widespread information infrastructure), yang awalnya disebut “the National (atau Global atau Galactic) Information Infrastructure” di Amerika Serikat. Sejarahnya sangat kompleks dan mencakup banyak aspek seperti teknologi, organisasi, dan komunitas. Dan pengaruhnya tidak hanya terhadap bidang teknik komunikasi komputer saja tetapi juga berpengaruh kepada masalah sosial seperti yang sekarang kita lakukan yaitu kita banyak mempergunakan alat-alat bantu on line untuk mencapai.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Asal kata TELEMATIKA itu sebenernya dari bahasa Perancis yaitu “TELEMATIQUE” yang artinya kurang lebih adalah perpaduan antara sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Dalam wikipedia disebutkan bahwa TELEMATIKA juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology). Di situ dijelaskan juga bahwa ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
Jadi jelas bahwa TELEMATIKA merupakan teknologi baru yang lahir dari perpaduan teknologi informasi dan komunikasi.
2. Perkembangan Telematika
Perkembangan telematika di Indonesia terbagi menjadi tiga periode berdasarkan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung pada akhir tahun 1970-1980-an. Periode kedua adalah pengenalan pada akhir 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi yang dimulai pada tahun 2000.
1.Periode Rintisan
Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya karena di periode ini perhatian yang minim dan pasokan listrik terbatas di Indonesia tidak cukup untuk mengikuti perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.
2.Periode Pengenalan
Pada tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya dan dilanjutkan dengan masuknya internet ke Indonesia pada tahun 1994. pada tahun 1995-1996 hadir televisi swasta nasional seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi). Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.
3.Periode Aplikasi
Pada periode ini yang mencerminkan perkembangan telematika kita sekarang yang berkembang sangat pesat. Fenomena ini bisa dilihat dari hamper seluruh masyarakat mempunyai HP, computer,internet, dan alat telekomunikasi lainnya. Apalagi tekhnologi mobile phone atau handphone begitu cepat perkembangannya hingga hamper seluruh masyarakat mempunyainya karena teknologi dan fungsi yang ditawarkan sudah canggih dengan memory hingga Gigabyte dan dapat terkoneksi dengan internet yang dapat kita peroleh dengan harga murah. Maraknya pembajakan seperti software, HP illegal, dan alat lainnya yang di jual dengan harga murah juga membuat masyarakat bisa ikut menikmati perkembangan teknologi karena harga yang ditawarkan terjangkau secara financial.
3. Trend Kedepan Telematika
Pada prinsipnya berbagai jenis usaha di dunia telematika dapat di pilah-pilah menjadi berbagai usaha yang sifatnya modular tidak terlalu tergantung satu dengan lainnya. Beberapa servis seperti NIC servis & CA/RA/PKI servis memang merupakan servis pendukung yang sifatnya tidak terlalu profit-oriented, akan tetapi tidak bisa di pisahkan dari usaha yang didukungnya.
Dalam hal semua jenis usaha pada akhirnya bukan teknologi yang akan memenangkan pertandingan. Teknologi hanyalah alat bantu semata, kemenangan hanya bisa diperoleh dari keberhasilan dalam membentuk massa yang real di masyarakat. Dalam dunia informasi yang biasanya massa-nya berpendidikan, proses community building agak lebih pelik dari pada dunia biasa. Konsep penggalangan massa seperti para partai politik di dunia nyata tidak mungkin dilakukan di dunia maya. Interaksi dua arah berbentuk diskusi, di talkshow, di kolom-kolom media di tumpu oleh kemampuan leadership (kepemimpinan), total customer satisfaction dan komitmen kepada masyarakat berpengetahuan akan menjadi kunci keberhasilan dalam melibatkan masyarakat dalam kebersamaan. Fungsi fasilitator sangat erat di dunia maya sangat berbeda dengan dunia nyata yang lebih mementingkan struktur dan komando.
Mengenai trend ke depan Telematika, itu merupakan kebebasan individu untuk mengembangkan dan menjadikannya sebagai suatu trend (walau sesaat) di dalam masyrakat. Yang pasti dalam proses perkembangannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat. Sehingga tidak merugikan pihak lain dan tidak menguntungkan diri sendiri (egois). Sehingga trend ke depan telematika dapat menjadi suatu trend yang dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik dari kalangan atas maupun dari kalangan bawah.